Jembatan Kokoh Ekonomi Hebat!

Sempat berduka atas runtuhnya jembatan Kutai Kartanegara pada 2011 silam. Kini di penghujung tahun 2015 Kutai Kartanegara sudah kembali memiliki jembatan baru. Pasalnya pasca runtuhnya jembatan yang lalu banyak memberikan dampak postitif dan negatif  terhadap kehidupan perekonomian di seputar Kota Tenggarong. Terlebih akses jembatan tersebut banyak menghubungkan akses antara Kota Tenggarong, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kota Samarinda dan wilayah-wilayah administrasi lain di Kabupaten Kutai Kartanegara. Pada mulanya feri penyeberangan tradisional dan feri gratis yang di fasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai alat transportasi utama bagi masyarakat untuk melaksanakan aktivitasnya. Mulai dari pelajar, pedagang, dan wisatawan lokal terus menggunakan alat transportasi tersebut untuk menyeberangi sungai mahakam.
Namun kini tepat pada Selasa, 8 Desember 2015 yang lalu jembatan Kutai Kartanegara sudah melakukan soft opening sebagai bentuk resmi bahwa jembatan Kutai Kartanegara sudah bisa dilalui oleh kendaraan seperti biasa. Hal tersebut disambut  meriah oleh warga masyarakat Kutai Kartanegara. Dengan berdiri kokohnya jembatan tersebut menjadi sebuah semangat baru bagi setiap penduduk di Kutai Kartanegara. Akses kehidupan ekonomi masyarakat dapat dengan mudah ditempuh. Jembatan yang menghubungkan Kota Tenggarong dan Kecamatan Tenggarong Seberang ini menjadi urat nadi pembangunan ekonomi kerakyatan. Sebab hasil-hasil pertanian, perkebunan, serta barang dari Kota Samarinda atau wilayah disekitarnya dapat dengan mudah masuk ke Kota Tenggarong. Sehingga dengan akses yang mudah tersebut menjadikan Kutai Kartanegara terus berpacu meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakatnya dengan mengedepankan potensi daerah. Ekonomi hebat menjadi kalimat yang  tepat untuk menggambarkan Kutai Kartanegara setelah berdiri kokoh jembatan baru tersebut, karena kehidupan masyarakat akan ditunjang akses yang mudah untuk memasarkan produk unggulan daerahnya.
Semangat atas berdirinya jembatan Kutai Kartanegara tentu akan diikuti giat masyarakat Kutai Kartanegara dalam berpartisipasi menuju pembangunan yang berkelanjutan.
Sempat berduka atas runtuhnya jembatan Kutai Kartanegara pada 2011 silam. Kini di penghujung tahun 2015 Kutai Kartanegara sudah kembali memiliki jembatan baru. Pasalnya pasca runtuhnya jembatan yang lalu banyak memberikan dampak postitif dan negatif terhadap kehidupan perekonomian di seputar Kota Tenggarong. Terlebih akses jembatan tersebut banyak menghubungkan akses antara Kota Tenggarong, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kota Samarinda dan wilayah-wilayah administrasi lain di Kabupaten Kutai Kartanegara. Pada mulanya feri penyeberangan tradisional dan feri gratis yang di fasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai alat transportasi utama bagi masyarakat untuk melaksanakan aktivitasnya. Mulai dari pelajar, pedagang, dan wisatawan lokal terus menggunakan alat transportasi tersebut untuk menyeberangi sungai mahakam. Namun kini tepat pada Selasa, 8 Desember 2015 yang lalu jembatan Kutai Kartanegara sudah melakukan soft opening sebagai bentuk resmi bahwa jembatan Kutai Kartanegara sudah bisa dilalui oleh kendaraan seperti biasa. Hal tersebut disambut meriah oleh warga masyarakat Kutai Kartanegara. Dengan berdiri kokohnya jembatan tersebut menjadi sebuah semangat baru bagi setiap penduduk di Kutai Kartanegara. Akses kehidupan ekonomi masyarakat dapat dengan mudah ditempuh. Jembatan yang menghubungkan Kota Tenggarong dan Kecamatan Tenggarong Seberang ini menjadi urat nadi pembangunan ekonomi kerakyatan. Sebab hasil-hasil pertanian, perkebunan, serta barang dari Kota Samarinda atau wilayah disekitarnya dapat dengan mudah masuk ke Kota Tenggarong. Sehingga dengan akses yang mudah tersebut menjadikan Kutai Kartanegara terus berpacu meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakatnya dengan mengedepankan potensi daerah. Ekonomi hebat menjadi kalimat yang tepat untuk menggambarkan Kutai Kartanegara setelah berdiri kokoh jembatan baru tersebut, karena kehidupan masyarakat akan ditunjang akses yang mudah untuk memasarkan produk unggulan daerahnya. Semangat atas berdirinya jembatan Kutai Kartanegara tentu akan diikuti giat masyarakat Kutai Kartanegara dalam berpartisipasi menuju pembangunan yang berkelanjutan.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/akhmadmaulana/jembatan-kokoh-ekonomi-hebat_5680dd44c923bd0406c930c4
Sempat berduka atas runtuhnya jembatan Kutai Kartanegara pada 2011 silam. Kini di penghujung tahun 2015 Kutai Kartanegara sudah kembali memiliki jembatan baru. Pasalnya pasca runtuhnya jembatan yang lalu banyak memberikan dampak postitif dan negatif terhadap kehidupan perekonomian di seputar Kota Tenggarong. Terlebih akses jembatan tersebut banyak menghubungkan akses antara Kota Tenggarong, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kota Samarinda dan wilayah-wilayah administrasi lain di Kabupaten Kutai Kartanegara. Pada mulanya feri penyeberangan tradisional dan feri gratis yang di fasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai alat transportasi utama bagi masyarakat untuk melaksanakan aktivitasnya. Mulai dari pelajar, pedagang, dan wisatawan lokal terus menggunakan alat transportasi tersebut untuk menyeberangi sungai mahakam. Namun kini tepat pada Selasa, 8 Desember 2015 yang lalu jembatan Kutai Kartanegara sudah melakukan soft opening sebagai bentuk resmi bahwa jembatan Kutai Kartanegara sudah bisa dilalui oleh kendaraan seperti biasa. Hal tersebut disambut meriah oleh warga masyarakat Kutai Kartanegara. Dengan berdiri kokohnya jembatan tersebut menjadi sebuah semangat baru bagi setiap penduduk di Kutai Kartanegara. Akses kehidupan ekonomi masyarakat dapat dengan mudah ditempuh. Jembatan yang menghubungkan Kota Tenggarong dan Kecamatan Tenggarong Seberang ini menjadi urat nadi pembangunan ekonomi kerakyatan. Sebab hasil-hasil pertanian, perkebunan, serta barang dari Kota Samarinda atau wilayah disekitarnya dapat dengan mudah masuk ke Kota Tenggarong. Sehingga dengan akses yang mudah tersebut menjadikan Kutai Kartanegara terus berpacu meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakatnya dengan mengedepankan potensi daerah. Ekonomi hebat menjadi kalimat yang tepat untuk menggambarkan Kutai Kartanegara setelah berdiri kokoh jembatan baru tersebut, karena kehidupan masyarakat akan ditunjang akses yang mudah untuk memasarkan produk unggulan daerahnya. Semangat atas berdirinya jembatan Kutai Kartanegara tentu akan diikuti giat masyarakat Kutai Kartanegara dalam berpartisipasi menuju pembangunan yang berkelanjutan.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/akhmadmaulana/jembatan-kokoh-ekonomi-hebat_5680dd44c923bd0406c930c4
Sempat berduka atas runtuhnya jembatan Kutai Kartanegara pada 2011 silam. Kini di penghujung tahun 2015 Kutai Kartanegara sudah kembali memiliki jembatan baru. Pasalnya pasca runtuhnya jembatan yang lalu banyak memberikan dampak postitif dan negatif terhadap kehidupan perekonomian di seputar Kota Tenggarong. Terlebih akses jembatan tersebut banyak menghubungkan akses antara Kota Tenggarong, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kota Samarinda dan wilayah-wilayah administrasi lain di Kabupaten Kutai Kartanegara. Pada mulanya feri penyeberangan tradisional dan feri gratis yang di fasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai alat transportasi utama bagi masyarakat untuk melaksanakan aktivitasnya. Mulai dari pelajar, pedagang, dan wisatawan lokal terus menggunakan alat transportasi tersebut untuk menyeberangi sungai mahakam. Namun kini tepat pada Selasa, 8 Desember 2015 yang lalu jembatan Kutai Kartanegara sudah melakukan soft opening sebagai bentuk resmi bahwa jembatan Kutai Kartanegara sudah bisa dilalui oleh kendaraan seperti biasa. Hal tersebut disambut meriah oleh warga masyarakat Kutai Kartanegara. Dengan berdiri kokohnya jembatan tersebut menjadi sebuah semangat baru bagi setiap penduduk di Kutai Kartanegara. Akses kehidupan ekonomi masyarakat dapat dengan mudah ditempuh. Jembatan yang menghubungkan Kota Tenggarong dan Kecamatan Tenggarong Seberang ini menjadi urat nadi pembangunan ekonomi kerakyatan. Sebab hasil-hasil pertanian, perkebunan, serta barang dari Kota Samarinda atau wilayah disekitarnya dapat dengan mudah masuk ke Kota Tenggarong. Sehingga dengan akses yang mudah tersebut menjadikan Kutai Kartanegara terus berpacu meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakatnya dengan mengedepankan potensi daerah. Ekonomi hebat menjadi kalimat yang tepat untuk menggambarkan Kutai Kartanegara setelah berdiri kokoh jembatan baru tersebut, karena kehidupan masyarakat akan ditunjang akses yang mudah untuk memasarkan produk unggulan daerahnya. Semangat atas berdirinya jembatan Kutai Kartanegara tentu akan diikuti giat masyarakat Kutai Kartanegara dalam berpartisipasi menuju pembangunan yang berkelanjutan.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/akhmadmaulana/jembatan-kokoh-ekonomi-hebat_5680dd44c923bd0406c930c4
Disqus Comments