Catatan Ustadz Khariri Makmun (PBNU) Pada Seminar Internasional Tasawuf Al-Ghazali

Konferensi Internasional Tasawuf Imam Ghazali dan Pembangunan Situs Makam Imam Ghazhali di Thus, Iran

1. Menghadapi dunia yang penuh dengan kekacauan, perang dan konflik, solusi apa yang bisa dilakukan ? 

2. Kekerasan yang dibalas dengan kekerasan tidak akan pernah bisa menjadi solusi.

3. Pendekatan politik, ekonomi, selama ini juga belum mendapatkam hasil yang maksimal.

4. Dalam rangka memperoleh kesadaran terhadap isu-isu kunci dan masalah yang mengancam kemanusiaan, keamanan nasional, global, regional, internasional, dan untuk menumbuhkan kembali esensi agama, yaitu kebijaksanaan, kedamaian dan cinta, maka Yayasan Amanah kita bekerjasama dengan Jamiyah Ahlith Thoriqoh An Annahdhliyyah menyelenggarakan konferensi Internasional tentang  Tasawuf Imam Ghazali dan Kontribusinya Dalam Perdamaian Global, di Hotel Borobudur Jakarta, 19-20 Januari 2018.

5. Hadir dalam konferensi ini para ulama dari sejumlah negara seperti Tunisia, Maroko, Syria, Cina, Rusia, Amerika, Iran dll.

6. Saya memimpin sesi ketiga tentang urgensi pembangunan makam Imam Ghazli di Thus, dengan pembicara Prof. Dr.Ahmad Mubarok, Ketua harian Yayasan Amanah Kita dan Ayatullah Mohdin Syaroardi mewakili Pemerintah Iran.

7. Kedua pembicara sepakat tentang pentingnya pembangunan  situs makam Imam Ghazali yang akan menjadi destinasi baru wisata religi.

8. Pemerintah Iran merespon baik usulan pembagunan makam Imam Ghazhali. Dan dalam waktu dekat akan dibentuk tim pelaksana pembangunan setelah memverifikasi dan mengakurasi makam tersebut melalui kajian dan riset sejarah.

9. Meskipun Mayoritas penduduk Iran bermadzhab syiah, tetapi kesedian dan respon positif pemerintah Iran  untuk merenovasi makam Imam Ghazali yang merupakan tokoh sentral ulama sunni menunjukkan bahwa Iran juga menghormati ulama diluar ulama madzhabnya.

10. Makam Imam Ghazali nampaknya akan menjadi simbol pemersatu bagi Sunni-Syiah. Upaya taqrib bainal madzahib yang pernah dilakukan oleh Syeikh Saltut saat menjadi rektor al-Azhar mengalami stagnasi dan diharapkan pada masa mendatang akan dapat dihidupkan kembali.

11. Habib Lutfi bin Yahya telah menjadi tokoh sentral bagi upaya renovasi Imam Ghazali yang akan menjadi entry point persatuan umat islam yang dimulai dari persatuan Sunni-Syiah. Upaya dialog dan kesepahaman antara Sunni-Syiah yang lama terhenti akan dimulai  kembali.

12. Salah satu faktor kunci konflik Timur Tengah dipicu oleh rivalitas  Arab Saudi dan Iran dengan menggunakan bahan bakar perbedaan madzhab.

13. Nampaknya keberadaan Makam Imam Ghazali di Thus dan penghormatan yang tinggi pemerintah Iran kepada sosok Imam Ghazali akan membuka kesadaran baru bahwa meski ada perbedaan aliran dan pandangan tetapi tidak lantas menghilangkan sikap saling menghormati dan menghargai.
Disqus Comments