PC. PMII Kukar Kecam Oknum Perusahaan Tambang Gunakan Jalan Umum

Tenggarong – Industri pertambangan batu bara memang sejak dulu menjadi pendapatan andalan yang ada di Kalimantan Timur, tanpa terkecuali Kutai Kartanegara. Kabupaten ini memiliki ijin usaha pertambangan (IUP) terbanyak di Kalimantan Timur yaitu 625 IUP dari total keseluruhan 1.404 IUP. Banyaknya lahan tambang di Kukar menjadi persoalan tersendiri ditengah defisit anggaran.

Beberapa waktu lalu, masyarakat Desa Teluk Dalam, Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara dikejutkan dengan lalu lintas mobil pengangkut batu bara yang menggunakan jalur umum. Belakangan terjadi keluhan oleh masyarakat sekitar akibat aktivitas pengangkutan produksi batu bara di jalan umum. Banyak dampak yang ditimbulkan seperti rawan kecelakaan, debu hingga kerusakan badan jalan umum yang harusnya dilewati masyarakat justru jadi milik badan usaha pertambangan.
Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kutai Kartanegara (PC. PMII Kukar) menyikapi hal tersebut. Ketua Umum PC. PMII Kukar Muhammad Fauzan melalui Ketua II Bidang Eksternal Akhmad Maulana angkat bicara terhadap persoalan tersebut.

“Kami PC. PMII Kukar jelas mengecam aktivitas tambang yang menggunakan jalan umum, itu sangat tidak layak bahkan melanggar aturan dan harusnya mendapat sanksi sesuai Perda Kaltim yaitu Pasal 17 dan 19 Nomor 10 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Jalan Umum dan Jalan Khusus untuk Kegiatan Pengangkutan Batubara dan Kelapa Sawit” tutur aktivis PMII yang akrab disapa Lana tersebut.


Ia juga mengatakan bahwa jika memang oknum perusahaan masih membandel dan menggunakan jalan umum hendaknya Tim Terpadu menegur dan menertibkan tindakan yang dilakukan tersebut. “Gubernur Kaltim kan sudah keluarkan tuh! Surat Keputusan (SK) Nomor 700/2013 tentang Pembentukan Tim Terpadu Pengaturan, Pengawasan dan Pengendalian Penyelenggaraan Umum dan Khusus untuk Kegiatan Pengangkutan Batu Bara dan Kelapa Sawit di Kaltim. Ya tim terpadu itu ada Dinas Perhubungan, Distamben, Dinas Perkebunan, Satpol PP, Polisi dan TNI” tambahnya.
Disqus Comments