PMII Kota Balikpapan Sayangkan Dinas Pendidikan Paksakan Sekolah 5 Hari

Balikpapan - Full Day school atau FDS  adalah satu program Kementerian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang sudah lama diterbitkan, namun saat dipublikasikan kepada masyarakat Indonesia banyak kontroversi yang terjadi  karena tidak sesuai dengan lokalitas yang ada, sehingga sebagian besar masyarakat Indonesia menolaknya karena banyak pihak yang dirugikan oleh program tersebut. Utamanya dari madrasah-madrasah dan TPA/TPQ seluruh Indonesia. Oleh karna itu turunlah Perpres Nomor 87 Tahun 2017 tentan Penguatan Pendidikan Karakter atau yang disingkat PPK.


Lahirnya peraturan Presiden Republik Indonesia ini sebenarnya merupakan solusi dari gejolak yang terjadi akibat kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sehingga ini bisa menjadi bagian solusi yang dimaksud dengan penguatan pendidikan karakter atau PPK seharusnya bersifat merevitalisasi dan memperkuat potensi dan kompetensi pendidik, tenaga pendidik, peserta pendidik, masyarakat, dan lingkungan keluarga sesuai tujuan PPK dalam perpres tersebut. 

"Kota Balikpapan saya melihat sudah banyak dari lembaga SMP dan SMA/SMK sederajat sudah banyak yang menerapkan sekolah 5 hari tersebut.  Namun saya sangat menyayangkan karena program tersebut tidak mengikuti standar sesuai isi perpres sehingga terlihat cendrung memaksakan. Dan menjadi pertanyaan besar bagi kami program ini dijalankan ditengah-tengah tahun ajaran bukan diawal tahun ajaran. Banyak masyarakat dan penggiat pendidikan Al-Qur'an mempertanyakan kebijakan ini" ungkap Sainuddin Ketua I PC. PMII Kota Balikpapan.


Ditambahkan pula "Sebenarnya jika melihat isi perpres terkait PPK ini, seharusnya pelaksanaan dilapangan harusnya ditambahkan dengan kokulikuler dan ekstrakulikuler dalam pasal 6 yang harusnya juga bermitra dengan salah satunya lembaga keagamaan disekitarnya. Dan kami juga pernah berbincang dengan pihak BKPRMI selaku badan yang menaungi TPA/TPQ di Kota Balikpapan tidak pernah merasa ada dihubungi  oleh pihak sekolah formal maupun dari Dinas Pendidikan untuk membicarakan soal penerapan pendidikan karakter ini dengan sekolah 5 hari, sehingga pelaksaan ini sekolah 5 hari ini cendrung  dipaksakan".


Oleh sebab itu Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) tetap akan melaksanakan pengamatan kepada sekolah-sekolah sekaligus mengevaluasi kebijakan baru yang dilaksanakan di Kota Balikpapan tersebut. 
Disqus Comments